Kementan Dorong Sinergi Lintas Sektor, Kawal Akurasi Data dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui BBRMP Sumatera Utara dan Penanggung Jawab Swasembada Pangan (SSP) menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut serta BPS Sumut. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan akurasi data pertanian di Sumatera Utara.
Rapat yang melibatkan Kementan, BPS, pemerintah daerah, dan unsur TNI ini membahas berbagai isu strategis terkait produksi, distribusi, dan ketersediaan beras yang berpengaruh terhadap inflasi daerah. Kementan juga menyoroti tingginya arus keluar beras lokal dari Sumatera Utara serta perlunya penguatan koordinasi untuk menjaga keseimbangan neraca pangan.
Selain itu, Kementan mendorong sinkronisasi dan validasi data pertanian menyusul adanya perbedaan luas panen berbasis Kerangka Sampel Area (KSA) sebesar 84.210 hektare pada periode Januari–September 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebijakan pertanian disusun berdasarkan data yang akurat.
Sebagai tindak lanjut, disepakati beberapa langkah strategis, antara lain integrasi data Siscrop Kementan dengan data KSA BPS melalui uji coba di Sumatera Utara, peningkatan kapasitas penyuluh pertanian melalui bimbingan teknis, serta penambahan 150 titik sampel KSA sehingga total menjadi 2.145 segmen pengamatan.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Kementan berharap tercipta data pertanian yang lebih akurat, terintegrasi, dan akuntabel guna mendukung kebijakan yang tepat dalam menjaga produksi, ketersediaan beras, stabilitas harga, dan ketahanan pangan di Sumatera Utara.